Estimasi Metana (CH4)
Gas hasil dekomposisi anaerobik dari genangan air.
Estimasi Dinitrogen Oksida (N2O)
Gas hasil denitrifikasi pupuk nitrogen kimia.
Estimasi Karbon Dioksida (CO2)
Emisi dari penggunaan bahan bakar (mekanisasi).
Mencakup CO2, CH4 (GWP 28), dan N2O (GWP 265).
| Varietas | Emisi CH4 (kg/ha/musim) | Faktor (Ciherang = 1,00) |
|---|
Catatan: angka berasal dari satu lokasi dan musim sehingga bersifat indikatif. Studi lain menunjukkan arah serupa untuk Inpari 13 (emisi lebih rendah dari Ciherang) tetapi urutan varietas lain dapat berbeda antarlokasi dan sistem pengairan. Varietas tanpa data terukur yang sebanding (mis. Situ Bagendit, Dodokan, hibrida) belum dimasukkan dan dihitung dengan faktor "Umum".
Cara membaca dan menurunkan hasilnya
Pada sawah yang tergenang terus-menerus, metana biasanya menjadi komponen terbesar dari total CO2e. Beralih ke irigasi berselang (AWD), menerapkan pemupukan berimbang, dan mengelola jerami tanpa membakar adalah tiga langkah yang paling berdampak. Semua panduannya tersedia di halaman artikel.
Pengguna terdaftar dapat memakai versi lengkap dengan pemilihan lokasi, peta emisi, serta modul MRV dan registri karbon setelah masuk.